SELAMAT DATANG DIBLOG SAYA MOHON MAAF JIKA ADA KESALAHAN DALAM PENULISAN
Kesehatan Gigi: Stunting Itu Apa?

Selasa, 17 Desember 2019

Stunting Itu Apa?

Stunting adalah masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu lama. Hal ini terjadi karena asupan makan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. 


Stunting merupakan persoalan pelik. Berbeda dengan masalah lain, stunting bersifat multidimensional. Bukan hanya kemiskinan dan akses terhadap pangan, tetapi stunting juga terkait dengan pola asuh dan pemberian makan pada balita. Dampaknya terhadap negara pun beragam. Mulai dari kesehatan, hingga obesitas dan diabetes melitus penduduk yang meningkat (Riskesdas 2018).


Menurut  data organisasi kesehatan dunia WHO, Indonesia berada pada urutan ketiga negara dengan angka prevalensi stunting tertinggi di Asia pada 2017, dengan angka 36,4 persen. Namun, pada 2018 data yang dirilis Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas), angkanya terus menurun hingga 23,6 persen. Dari data yang sama, diketahui pula stunting pada balita di Indonesia pun turun menjadi 30,8 persen. Adapun pada Riskesdas 2013, stunting balita mencapai 37,2 persen.

Penyebab Stunting

Situs Adoption Nutrition menyebutkan, stunting berkembang dalam jangka panjang karena kombinasi dari beberapa atau semua faktor-faktor berikut:

1. Kurang gizi kronis dalam waktu lama
2. Retardasi pertumbuhan intrauterine
3. Tidak cukup protein dalam proporsi total asupan kalori
4. Perubahan hormon yang dipicu oleh stres
5. Sering menderita infeksi di awal kehidupan seorang anak.




x
Mencegah Stunting
Waktu terbaik untuk mencegah stunting adalah selama kehamilan dan dua tahun
pertama kehidupan. Stunting di awal kehidupan akan berdampak buruk pada kesehatan, kognitif, dan fungsional ketika dewasa.

Untuk mengatasi masalah stunting ini Kementerian Kesehatan dengan dukungan Millennium Challenge Account-Indonesia (MCA-I), melalui Program Hibah Compact Millennium Challenge Corporation (MCC) melakukan Kampanye Gizi Nasional Program Kesehatan dan Gizi Berbasis Masyarakat (PKGBM).

Salah satu intervensi dalam program PKGM adalah tentang perubahan prilaku masyarakat, yang dilakukan dalam program Kampanye Gizi Nasional (KGN).

Program KGN di wilayah OKI dilakukan dengan pendekatan yang menyeluruh, seperti melakukan aktifasi posyandu-posyandu dan pemberian pengetahuan tentang gizi anak, mulai dari makanan apa saja yang boleh untuk bayi di atas enam bulan, bagaimana tekstur yang baik, berapa banyak yang harus diberikan, termasuk pengetahuan pentingnya ASI eksklusif.



Referensi
https://beritagar.id/artikel/berita/angka-stunting-turun-tapi-belum-standar-who
https://lifestyle.kompas.com/read/2017/02/08/100300123/mengenal.stunting.dan.efeknya.pada.pertumbuhan.anak?page=all

Tidak ada komentar:

Posting Komentar